Minggu, 02 Agustus 2009

Usaha Manusia Memenuhi Kebutuhan Hidup sebagai Guru

Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan, Engkau patriot pahlawan bangsa, Tanpa tanda jasa.POTONGAN lagu himne guru di atas menunjukkan betapa pentingnya keberadaan seorang guru bagi kehidupan seorang manusia dalam mengenal dunia. Tanpa guru, tidak akan muncul generasi pintar yang akan membangun bumi ini. Semua orang pasti mengakui jasa seorang guru bagi dirinya walau hanya di dalam hati, tetapi mereka hanya mengakui dengan tanpa upaya memberikan suatu penghargaan yang lebih dibanding kepada profesi lain.

Akibatnya, profesi guru yang dulu merupakan profesi yang paling bergengsi dan menjadi dambaan bagi generasi muda pada zaman leluhur kita, kini menjadi profesi yang kurang diminati dan dihargai dibanding dengan profesi lainnya. Orang tua akan sangat bangga jika anaknya menjadi seorang dokter, insinyur, tentara, polisi, atau profesi lainnya dibanding menjadi seorang guru. Tuntutan profesionalisme guru terus didengungkan oleh berbagai kalangan di masyarakat kita, termasuk kalangan guru sendiri melalui berbagai organisasi guru yang ada, di samping tuntutan perbaikan taraf hidup guru. Mereka berharap, untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Indonesia, diperlukan seorang guru yang profesional dalam mendidik siswa-siswinya di sekolah. Hal ini jelas menunjukkan masih adanya perhatian masyarakat terhadap peningkatan mutu pendidikan nasional. Masih rendahnya tingkat profesionalisme guru saat ini disebabkan oleh faktor-faktor yang berasal dari internal guru itu sendiri dan faktor lainnya yang berasal dari luar. Faktor-faktor tersebut antara lain:
Penghasilan yang diperoleh guru belum mampu memenuhi kebutuhan hidup harian keluarga secara mencukupi. Oleh karena itu, upaya untuk menambah pengetahuan dan informasi menjadi terhambat karena dana untuk untuk membeli buku, berlangganan koran, internet tidak tersedia. Bahkan, untuk memenuhi kebutuhan dapur harus juga melakukan kerja sampingan lainnya.

Kurangnya minat guru untuk menambah wawasan sebagai upaya meningkatkan tingkat profesionalisme sebab bertambah atau tidaknya pengetahuan serta kemampuan dalam melaksanakan tugas rutin tidak berpengaruh terhadap pendapatan yang diperolehnya. Kalaupun ada, hal itu tidak seimbang dengan pengorbanan yang telah dikeluarkan.
Meledaknya jumlah lulusan sekolah guru dari tahun ke tahun.

Hal itu merupakan akibat dari mudahnya pemerintah memberikan izin pendirian LPTK (Lembaga Pendidikan Tinggi Keguruan). Mereka yang tidak tertampung oleh pasar kerja kemudian mencoba menjadi guru, sehingga profesi ini menjadi pekerjaan yang "murah".Ironis memang, guru yang telah banyak menghasilkan para pemimpin, politisi dan ilmuwan serta serta berbagai profesi lainnya kini dianggap sebagai profesi "murah" dan menjadi kelompok masyarakat yang terpinggirkan. Hal ini bukanlah harus dilawan oleh guru secara fisik atau perang kata-kata agar yang lain mau mengakui dan menerima guru sebagai tenaga yang profesional yang berjasa bagi pembangunan negeri ini. Upaya dengan cara berkoar-koar tidak akan mampu mengubah image yang telah melekat, namun justru malah semakin membuat posisi guru semakin terpojok. Yang harus dilakukan, guru justru harus memperlihatkan sikap profesional sebagai seorang pendidik, bukan hanya sebagai pengajar. Hanya melalui karya nyata dan sikap keseharian yang diperlihatkan oleh seorang guru lah yang mampu mengangkat harkat dan martabatnya serta diakuinya keprofesionalannya oleh masyarakat. Pemenuhan kebutuhanPemenuhan kebutuhan hidup merupakan suatu yang harus diupayakan oleh setiap individu. Bagi seorang guru, kebutuhan hidupnya bukan hanya sandang, pangan, dan papan, melainkan juga kebutuhan untuk menambah wawasan dan pengetahuan agar dia mampu mentransformasikan ilmu pengetahuan kepada anak didiknya sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta adat istiadat yang terus berkembang di tengah masyarakat. Bagi kebanyakan guru, pemenuhan semua kebutuhan hidup, termasuk kebutuhan dalam upaya meningkatkan profesionalisme masih menjadi suatu impian karena pendapatan mereka sebagai seorang guru belum mampu memenuhi semua kebutuhan hidupnya. Jangankan berpikir berlangganan koran, majalah atau internet dan menyediakan anggaran khusus untuk membeli buku secara rutin setiap bulan untuk memenuhi kebutuhan hidup rutin keluarganya yang paling mendasar pun masih kesulitan. Oleh karena itu, untuk memenuhi kekurangan tersebut mereka berupaya sekuat tenaga untuk mencukupi dengan melakukan kerja sampingan secara serabutan.Mengajar di banyak sekolah serta kerja sampingan yang bersifat fisik telah menjadi pilihan kebanyakan guru untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari keluarganya.

Hal ini jelas berakibat pada kurangnya waktu untuk menambah pengetahuan dan wawasan serta perhatian kepada anak didik. Akibat dari kesibukan mereka untuk mencari tambahan penghasilan tersebut, seorang guru berubah fungsi dari seorang pendidik menjadi pengajar. Mereka hanya mengajarkan ilmu kepada anak didiknya, dengan kemampuan yang pas-pasan karena apa yang disampaikannya hanya mengacu pada buku teks. Dengan demikian, tidak heran jika wawasan dan pengetahuan seorang guru berkenaan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sangat tertinggal dibanding anak didik. Akibatnya, lembanga sekolah dan khususnya guru hanya dianggap sebagai pemberi angka nilai rapor dan tidak lebih dari itu. Murid lebih percaya kepada lembaga bimbingan belajar dan informasi yang diperoleh dari berbagai media informasi. Penilaian atas rendahnya tingkat profesionalisme guru juga disebabkan oleh rendahnya minat guru terhadap dunia tulis-menulis. Mereka cenderung menyampaikan ide dan gagasan hanya melalui pembicaraan, bukan melalui tulisan ilmiah.

Padahal, penyampaian ide dan gagasan melalui tulisan akan terus memacu guru untuk membaca dan mencari sesuatu yang baru. Bahkan jika beruntung, tulisan kita dimuat di salah satu terbitan jelas akan mendatangkan pundi-pundi yang dapat menutupi kekurangan biaya hidup. Rendahnya minat guru untuk menekuni dunia tulis-menulis banyak disebabkan oleh keengganan mereka untuk mencoba menuangkan ide dalam bentuk tulisan. Dengan alasan kesulitan untuk memulai, takut tidak dimuat, takut ditertawakan dan hanya menghabiskan waktu. Padahal, pengetahuan dan wawasan yang dimiliki guru dari hasil studi panjang di pergurtuan tinggi, berbagai pelatihan dan pendidikan profesi serta hasil membaca dari berbagai media cetak dan buku-buku ilmiah dapat dijadikan dasar untuk memulai menulis dan meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan profesi pendidikan. Pergeseran budaya dalam pendidikan, dari budaya mendengar dan mendongeng menjadi budaya membaca, menulis, dan diskusi perlu dilakukan. Melalui budaya membaca, menulis dan diskusi akan tumbuh kehidupan ilmiah dalam masyarakat kita. Jika budaya ini telah tumbuh pada diri setiap guru di Indonesia, insya Allah para guru di Indonesia dengan sendirinya akan diakui oleh masyarakat sebagai guru yang profesional karena mampu memperlihatkan kemampuannya kepada masyarakat secara nyata bukan hanya retortika. M.ALIF.HADIEN

cara manusia memenuhi kebutuhan hidup

Nama: Rissa Zharfany
Kelas: 7A

Cara manusia memenuhi kebutuhan hidup
Manusia membutuhkan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Jenis-jenis profesi manusia dalam upaya memenuhi kebutuhan hidup:


1. Pekerjaan menghasilkan barang:
A. Contohnya bidang pekerjaan yang menghasilkan barang; orang bekerja di pabrik mobil, bekerja di pabrik TV, bekerja di pabrik makanan.Contoh-contoh yang disebutkan, baru sebagian kecil jenis bidang pekerjaan yang dapat diamati. Selain itu masih banyak sekali jenis bidang pekerjaan yangBidang pekerjaan yang ada di lingkungan kita, dapat dikelompokan menjadi dua jenis; yaitu (1) bidang pekerjaan yang menghasilan produk barang, dan (2) bidang pekerjaan yang menghasilkan produk jasa. Bidang pekerjaan dapat dibedakan menjadi bidang formal dan informal. Bidang pekerjaan yang membutuhkan syarat pendidikan formal tertentu dan bekerja pada lembaga yang resmi seperti bank, kantor pemerintahan dan yang lainya disebut pekerjaan bidang formal. Sebaliknya pekerjaan yang tidak memerlukan persyaratan pendidikan formal serta tidak dinaungi lembaga yang resmi disebut bidang pekerjaan informasi.
2. Pekerjaan menghasilkan jasa:
A. Anda pasti tahu bahwa pada sektor perhubungan banyak diperlukan tenaga kerja pengemudi kendaraan antara lain disebut SOPIR, MASINIS, PILOT, NAKHODA, dan lain- lain. Bidang pekerjaan tersebut berperan penting bagi kelancaran angkutan baik barang, hewan maupun manusia. Apakah meraka itu tergolong tenaga formal atau informal, sebenarnya bergantung pada kondisi dimana mereka bekerja. Walaupun tugasnya sama yaitu sebagai pengemudi, Pilot termasuk pekerja formal sedangkan sopir angkot adalah pekerjaan infornmal. Mereka mempunyai kecakapan (skill) yang berbeda satu dengan yang lainnya, persyaratan menjadi pilot lebih sulit dan memerlukan pendidikan khusus, maka tidaklah heran bila pendapatan yang mereka terima berbeda.
B. Guru atau Dosen dapat disebut sebagai pekerja profesi karena bidang pekerjaannya di sektor pendidikan.Untuk melaksanakan tugasnya sebagai pendidik, guru dan dosen harus memenuhi persyaratan khusus, misalnya harus mempunyai akta mengajar dan lulus perguruan tinggi. Akan tetapi ada pula orang yang bekerja di bidang pendidikan tetapi pekerjaannya bukan sebagai pendidik melainkan sebagai tata usaha atau bagian administrasi. Walaupun lulusan perguruan tinggi tetapi tidak memiliki akta mengajar maka orang tersebut tidak berhak mengajar layaknya guru atau dosen.Atau dengan kata lain, pekerjaan sebagai guru atau dosen harus mempunyai persyaratan kewe-nangan sehingga tidak dibenarkan untuk menjadi guru apabila belum memiliki kualifikasi sebagai guru.
C. Hakim dan Jaksa juga merupakan pekerjaan profesi bidang hukum. Untuk pelaksanaan tugasnya keduanya harus memiliki kewenangan. Sidang pengadilan dilaksanakan oleh orang yang telah diberi kewenangan sebagai hakim atau jaksa. Akan tetapi di lingkungan ini ada pula yang tugasnya di bagian administrasi sehingga orang tersebut sering disebut sebagai karyawan kehakiman atau kejaksaan yang tidak berhak untuk melaksanakan sidang perkara.



D. Dokter, Seseorang yang belajar di Fakultas kedokteran, setelah lulus tidak dapat langsung praktik pengobatan tetapi terlebih dahulu harus mengikuti praktik di rumah sakit selama waktu yang ditetapkan (biasa disebut co- as). Selanjutnya mengikuti ujian profesi dokter dan setelah lulus mendapat sertifikat/ijasah dan baru ditempatkan atau diizinkan untuk memberikan pelayanan jasa kesehatan kepada orang yang membutuhkan.

Usaha-usaha Manusia Untuk Memenuhi Kebutuhan

Nama :Arya Muhammad Akbar
Kelas/No :7A/8
Manusia memiliki 2 kebutuhan. Ada kebutuhan primer dan kebutuhan sekunder. Kebutuhan primer adalah kebutuhan yang wajib dipenuhi untuk kelangsungan hidup manusia, yaitu sandang, pangan, papan. Kebutuhan sekunder adalah kebutuhan yang tidak wajib dipenuhi, contohnya komputer, iPhone, dan televisi. Untuk memenuhinya kita butuh uang. Untuk mendapat uang, kita harus berusaha. Banyak pekerjaan yang unik. Contoh usaha-usahanya yang unik adalah sebagai berikut:
  1. Pemain bola. Bermain bola adalah salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan hidup. Untuk memenuhi kebutuhan hidup, pemain bola bermain di lapangan melawan tim lain. Semakin banyak gol yang dibuat pemain tersebut akan semakin populer. Semakin populer pemain tersebut, semakin banyak uang yang dia dapat untuk memenuhi kebutuhan.
  2. Pilot. Pilot memenuhi kebutuhan hidup dengan cara mengendarai pesawat. Mengendarai pilot jauh lebih susah dan menegangkan daripada mengendarai mobil atau motor. Hal itu dikarenakan tombol di pesawat jauh lebih banyak dan menegangkan karena kta membawa banyak manusia dalam pesawat. Karena sangat sulit, pilot dibantu oleh asistennya (co-pilot)
  3. Penyiar radio. Penyiar radio termasuk pekerjaan yang unik. Mereka siaran di satu tempat (studio), tetapi dapat didengarkan oleh semua orang. Walaupun tidak dapat dilihat oleh pendengar, tetapi dari radio, pun dapat memutar lagu, kuis, membicarakan obrolan yang masih hangat, dll. Penyiar radio pun harus pede dengan perkataannya dan jika siaran radionya khusus untuk remaja biasanya diikuti dengan canda tawa
  4. Astronot. Astronot adalah orang yang pergi ke luar bumi seperti ke bulan yang dilakukan oleh Neil Armstrong (orang/astronot pertama yang mendarat di bulan). Untuk dapat pergi ke bulan astronot harus memiliki roket. Untuk menjadi astronot kita harus mengikuti latihan yang sangat berat.

Usaha Manusia Memenuhi Kebutuhan Hidupnya

Nama: M.Nadhif Arsyad

Kelas : 7A


USAHA MANUSIA MEMENUHI KEBUTUHANNYA

Setiap manusia memiliki kebutuhan. Kebutuhan manusia yang satu dan lainnya berbeda. Demikian pula dengan cara pemenuhan kebutuhan tersebut. Sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang berakal, manusia merupakan makhluk sosial yang bermoral. Di samping itu, dengan akal yang diberikan Tuhan, manusia juga adalah makhluk ekonomi yang bermoral. Sebagai makhluk ekonomi yang bermoral, manusia berusaha menuhi kebutuhannya dengan bijaksana. Dalam memenuhi kebutuhannya, manusia melakukan tindakan ekonomi berdasarkan motif dan prinsip ekonomi. Tahukah kamu apa saja kebutuhan manusia itu? Apa pula yang dimaksud dengan manusia merupakan makhluk sosial yang bermoral? Apa pula yang dimaksud dengan tindakan ekonomi berdasarkan motif dan prinsip ekonomi? Pada bab ini, kamu akan mempelajari tentang bagaimana usaha manusia untuk memenuhi kebutuhannya. Pelajaran ini juga terkait dengan pelajaran di sekolah dasar. Ingatlah kembali pelajaran mengenai jenis-jenis usaha dan kegiatan ekonomi di Indonesia serta sumber daya alam yang telah kamu pelajari di sekolah dasar. Diharapkan setelah mempelajari materi ini, kamu akan mampu (1) mendeskripsikan manusia sebagai makhluk sosial dan ekonomi yang bermoral dalam memenuhi kebutuhan, dan (2) mengidentifikasi tindakan ekonomi berdasarkan motif dan prinsip ekonomi dalam berbagai kegiatan sehari-hari. Mempelajari materi ini akan membantu kamu dalam memahami perilaku manusia dalam usaha memenuhi kebutuhannya. Dengan demikian, kamu akan mampu mempersiapkan diri untuk menerapkannya dalam usaha memenuhi kebutuhanmu sehari-hari.

DETAIL


Homosocius: manusia sebagai mahluk sosial yang tidak dapat hidup tanpa orang lain.
Homoeconomicus: manusia selalu memiliki kebutuhan dan akan berusaha memenuhinya (dengan melakukan kegiatan ekonomi) untuk mencapai kepuasan dan kesejahteraan.

Keinginan (wants): berkaitan dengan situasi orang yang memerlukan pemuasan.
Kebutuhan (needs) : berkaitan dengan keberadaan alat pemuas (barang dan jasa). Keinginan dapat dipuaskan apabila kebutuhan akan alat pemuas yang diperlukan terpenuhi.
Contoh: Seorang siswa ingin membaca komik (keinginannya adalah membaca buku komik) maka ia butuh buku komik (kebutuhannya adalah buku komik). Keinginan membaca buku komik akan terpenuhi atau terpuaskan apabila kebutuhan akan buku komik telah terpenuhi.

Apabila keinginannya berkaitan dengan usaha mempertahankan hidup yang layak, maka kebutuhan akan alat pemuasnya menjadi kebutuhan primer/pokok. Contoh: bagi siswa sekolah, kebutuhan primernya adalah pakaian seragam, buku, alat tulis dan jasa guru. Jika kebutuhan itu terpenuhi, maka ia akan hidup layak sebagai siswa. Sebaliknya, jika kebutuhannnya tidak terpenuhi, maka kehidupannya sebagai siswa sekolah menjadi tidak layak.

Apabila keinginannya berkaitan dengan usaha menciptakan atau menambah kebahagiaan hidup, maka kebutuhan akan alat pemuasnya menjadi kebutuhan sekunder. Kebutuhan sekunder bagi siswa sekolah misalnya; televisi, majalah, jaket dan jajan.

Apabila keinginannya berkaitan dengan usaha menciptakan atau meningkatkan harga diri atau gengsi, maka kebutuhan akan alat pemuasnya menjadi kebutuhan tersier. Contoh bagi siswa sekolah misalnya; handphone blackberry, laptop, dan lain-lain.

Jika ada keinginan yang tidak dapat ditunda pemenuhannya, maka kebutuhan akan alat pemuasnya menjadi kebutuhan sekarang. Contoh orang yang sakit butuh obat. Sebaliknya jika pemenuhannya dapat ditunda maka termasuk kebutuhan yang akan datang.

Kebutuhan jasmani: kebutuhan yang alat pemuasnya banyak berkaitan dengan jasmani (makanan, pakaian, dll). Kebutuhan rohani: kebutuhan yang alat pemuasnya banyak berkaitan dengan rohani (hiburan, tempat ibadah, sumber pengetahuan, dll)

Apabila kebutuhan alat pemuas dapat dipenuhi secara pribadi/individual, maka kebutuhan itu dikenal dengan kebutuhan individual, contoh; sikat gigi, motor, dll. Apabila kebutuhan alat pemuas harus dipenuhi secara bersama-sama (kolektif/sosial), maka kebutuhan itu dikenal dengan kebutuhan kolektif/sosial, contoh; jalan raya, rumah sakit, dll.

SDA bebas: SDA yang jumlahnya tak terbatas (lebih banyak) dibandingkan kebutuhan manusia akan SDA tersebut (oksigen, angin, sinar matahari, air di daerah tertentu, dll).
SDA ekonomi: SDA yang jumlahnya terbatas (lebih sedikit) dibandingkan kebutuhan manusia akan SDA tersebut (ikan laut, kayu hutan, air di daerah tandus, dll).

Kegiatan/tindakan ekonomi: Kegiatan menghasilkan barang/jasa.
Motif (ekonomi/nonekonomi): keinginan yang mendorong manusia melakukan kegiatan ekonomi. Contoh: Pak Adi membuka usaha industri tas dan sepatu. Motif ekonomi Pak Adi ingin mendapat keuntungan guna meningkatkan kemakmuran.

Motif nonekonomi Pak Adi ingin menciptakan lapangan kerja dan mendidik anak-anaknya agar mampu berwirausaha mandiri. Biasanya motif nonekonomi bertujuan nonkemakmuran, misalnya ingin mendapat kasih sayang, keamanan, ketentraman, penghargaan, kedudukan, keinginan untuk mendidik, membahagiakan atau membantu orang lain

Apabila keinginan untuk memperoleh barang atau jasa berasal dari kesadaran diri sendiri maka disebut motif intrinsik, jika dorongan berasal dari orang/pihak lain maka disebut motif ekstrinsik.

Prinsip ekonomi yang pertama, yaitu pengorbanan tertentu untuk hasil maksimal. Contoh, dengan modal Rp20.000,00 umumnya mampu dihasilkan 8 donat, namun kita bisa hemat, cermat dan tepat sehingga menghasilkan 10 donat.
Sementera prinsip ekonomi kedua, yaitu pengorbanan minimal untuk hasil yang tertentu. Contoh, telah diterima uang pesanan Rp20.000,00 untuk 8 donat, dengan bekerja secara hemat, cermat dan tepat membuat dana yang digunakan cukup Rp18.000,00 untuk 8 donat dengan kualitas donat sesuai pesanan.

Kebutuhan dan Sumber Daya


1. Mendeskripsikan hubungan antara kelangkaan sumber daya dengan kebutuhan manusia yang tidak terbatas
a. Mendeskripsikan arti kelangkaan dan faktor-faktor penyebab terjadinya kelangkaan
Kelangkaan : Suatu keadaan ketika kita tidak mampu mendapatkan semua barang dan jasa yang kita butuhkan.
faktor-faktor penyebab terjadinya kelangkaan :
 Kebutuhan manusia tidak terbatas
 Sumberdaya yang digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa terbatas
b. Mengidentifikasi usaha-usaha manusia dalam mengatasi kelangkaan memanfaatkan sumber daya yang langka untuk berbagai alternatif dalam memenuhi kebutuhan
c. Mengidentifikasi arti dan jenis kebutuhan
Perbedaan keinginan dan kebutuhan
Keinginan : Barang atau jasa yang kita inginkan, jika tidak dapat kita penuhi tidak apa-apa
Kebutuhan : Segala sesuatu yang diperlukan manusia dan harus dipenuhi agar dapat hidup layak
Jenis Kebutuhan :
1. berdasarkan intensitas/tingkat kepentingan :
a. kebutuhan primer
adalah kebutuhan pokok yang harus dipenuhi agar dapat hidup layak
contoh : makan, minum, pakaian, perumahan, pendidikan
b. kebutuhan sekunder
adalah kebutuhan tambahan atau pelengkap yang pemuasannya dapat ditunda
contoh : meja, kursi, radio, kipas angin.
c. kebutuhan tersier
adalah kebutuhan yang hanya bisa dipenuhi dengan mengonsumsi barang mewah atau luks
contoh : mobil, intan berlian, villa
2. berdasarkan waktu pemenuhannya :
a. kebutuhan sekarang
adalah kebutuhan yang harus dipenuhi saat ini juga atau kebutuhan yang sangat mendesak dan pemenuhannya tidak dapat ditunda
contoh : obat bagi orang yang sakit, payung ketika hujan
b. kebutuhan yang akan datang
adalah kebutuhan yang pemuasannya tidak harus dilakukan sekarang dan dapat ditunda untuk masa yang akan datang
contoh : rekreasi ke Bali, sepeda motor bagi siswa SMP
3. berdasarkan sifatnya :
a. kebutuhan jasmani
adalah kebutuhan yang perlu dipenuhi agar jasmani manusia dapat berfungsi dengan baik (berhubungan dengan kesehatan dan penampilan fisik (badan)
contoh : makan yang bergizi, minyak wangi, pakaian yang rapi.
b. kebutuhan rohani
kebutuhan yang perlu dipenuhi agar rohani atau mental manusia dapat berfungsi dengan baik (berhubungan dengan penyegaran intelektual/ pengetahuan, mental/kejiwaan dan moral)
contoh : rekreasi, belajar agama, kursus komputer
4. berdasarkan Subjek/penggunanya :
a. kebutuhan individu/pribadi
adalah kebutuhan yang berhubungan dengan selera atau pilihan masing-masing orang
contoh : Sari membutuhkan baju baru, Rohmadi membutuhkan celana baru.
b. kebutuhan sosial
adalah kebutuhan yang berkaitan dengan kehidupan bersama, mulai dari keluarga hingga masyarakat
contoh : listrik, jalan raya, jembatan
d. Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kebutuhan manusia beraneka ragam :
1. keadaan alam
2. peradaban atau kebudayaan
3. agama dan adat istiadat
4. latar belakang seseorang
5. lingkungan tempat tinggal
6. tingkat atau kemajuan dalam kehidupan manusia
e. Menjelaskan pengertian skala prioritas dan menyusun skala prioritas kebutuhan manusia pada umumnya
Skala Prioritas adalah daftar urutan kebutuhan manusia dari yang paling penting dan harus dipenuhi terlebih dahulu
f. Mengidentifikasi arti alat pemenuhan kebutuhan dan mengidentifikasi arti macam-macam alat pemenuhan kebutuhan
Sumber daya : barang atau jasa yang diperlukan manusia untuk memenuhi kebutuhannya.
Macam-macam alat pemenuhan kebutuhan :
1. berdasarkan kelangkaannya
a. benda bebas
adalah benda yang jumlahnya berlimpah dan untuk mendapatkannya tidak memerlukan pengorbanan. Contoh : udara di alam bebas, air di sungai
b. benda ekonomi
benda yang jumlahnya terbatas dan untuk mendapatkannya diperlukan pengorbanan. Contoh : buku tulis, pasir di toko material
c. benda illith
benda yang jumlahnya terlalu banyak dan tidak terkendali dan akhirnya merugikan kehidupan manusia. Contoh : api pada saat kebakaran, air banjir
2. berdarkan tujuan penggunaan
a. benda produksi
adalah benda yang dihasilkan tidak untuk langsung memenuhi kebutuhan manusia melainkan untuk menghasilkan benda lain. Contoh : traktor, mesin cetak.
b. benda konsumsi
adalah benda yang siap pakai/langsung dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Contoh : buku pelajaran, pakaian
3. berdasarkan fungsi dalam bentuk pemakaian / hubungan dengan benda lain
a. benda substitusi/pengganti
adalah benda yang dapat menggantikan fungsi benda lainnya. Contoh : beras dengan jagung atau sagu, daging sapi dengan daging ayam
b. benda komplementer/pelengkap
adalah benda yang dalam penggunaannya dapat saling melengkapi satu sama lain. Contoh : nasi dengan lauk pauk, gula pasir dengan kopi
4. berdasarkan kesiapan penggunaan/proses produksi
a. bahan mentah
adalah bahan yang masih perlu diolah lebih lanjut agar dapat degunkan untuk memenuhi kebutuhan manusia/ barang yang belum siap digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Contoh : beras, kapas, kayu gelondongan.
b. barang setengah jadi
adalah barang hasil olahan yang menjadi bahan untuk membuat barang siap pakai. Contoh : benang bagi perusahaan tekstil, kayu gergajian bagi perusahaan mebel
c. barang jadi
adalah barang yang yang sudah mengalami proses produksi secara tuntas dan siap digunakan untuk memenuhi kebutuhan. Contoh : baju, buku, kue donat, pulpen

Kebutuhan dan Sumber Daya

Standar Kompetensi : 4. Memahami kegiatan pelaku ekonomi di masyarakat
1. Mendeskripsikan hubungan antara kelangkaan sumber daya dengan kebutuhan manusia yang tidak terbatas
a. Mendeskripsikan arti kelangkaan dan faktor-faktor penyebab terjadinya kelangkaan
Kelangkaan : Suatu keadaan ketika kita tidak mampu mendapatkan semua barang dan jasa yang kita butuhkan.
faktor-faktor penyebab terjadinya kelangkaan :
 Kebutuhan manusia tidak terbatas
 Sumberdaya yang digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa terbatas
b. Mengidentifikasi usaha-usaha manusia dalam mengatasi kelangkaan memanfaatkan sumber daya yang langka untuk berbagai alternatif dalam memenuhi kebutuhan
c. Mengidentifikasi arti dan jenis kebutuhan
Perbedaan keinginan dan kebutuhan
Keinginan : Barang atau jasa yang kita inginkan, jika tidak dapat kita penuhi tidak apa-apa
Kebutuhan : Segala sesuatu yang diperlukan manusia dan harus dipenuhi agar dapat hidup layak
Jenis Kebutuhan :
1. berdasarkan intensitas/tingkat kepentingan :
a. kebutuhan primer
adalah kebutuhan pokok yang harus dipenuhi agar dapat hidup layak
contoh : makan, minum, pakaian, perumahan, pendidikan
b. kebutuhan sekunder
adalah kebutuhan tambahan atau pelengkap yang pemuasannya dapat ditunda
contoh : meja, kursi, radio, kipas angin.
c. kebutuhan tersier
adalah kebutuhan yang hanya bisa dipenuhi dengan mengonsumsi barang mewah atau luks
contoh : mobil, intan berlian, villa
2. berdasarkan waktu pemenuhannya :
a. kebutuhan sekarang
adalah kebutuhan yang harus dipenuhi saat ini juga atau kebutuhan yang sangat mendesak dan pemenuhannya tidak dapat ditunda
contoh : obat bagi orang yang sakit, payung ketika hujan
b. kebutuhan yang akan datang
adalah kebutuhan yang pemuasannya tidak harus dilakukan sekarang dan dapat ditunda untuk masa yang akan datang
contoh : rekreasi ke Bali, sepeda motor bagi siswa SMP
3. berdasarkan sifatnya :
a. kebutuhan jasmani
adalah kebutuhan yang perlu dipenuhi agar jasmani manusia dapat berfungsi dengan baik (berhubungan dengan kesehatan dan penampilan fisik (badan)
contoh : makan yang bergizi, minyak wangi, pakaian yang rapi.
b. kebutuhan rohani
kebutuhan yang perlu dipenuhi agar rohani atau mental manusia dapat berfungsi dengan baik (berhubungan dengan penyegaran intelektual/ pengetahuan, mental/kejiwaan dan moral)
contoh : rekreasi, belajar agama, kursus komputer
4. berdasarkan Subjek/penggunanya :
a. kebutuhan individu/pribadi
adalah kebutuhan yang berhubungan dengan selera atau pilihan masing-masing orang
contoh : Sari membutuhkan baju baru, Rohmadi membutuhkan celana baru.
b. kebutuhan sosial
adalah kebutuhan yang berkaitan dengan kehidupan bersama, mulai dari keluarga hingga masyarakat
contoh : listrik, jalan raya, jembatan
d. Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kebutuhan manusia beraneka ragam :
1. keadaan alam
2. peradaban atau kebudayaan
3. agama dan adat istiadat
4. latar belakang seseorang
5. lingkungan tempat tinggal
6. tingkat atau kemajuan dalam kehidupan manusia
e. Menjelaskan pengertian skala prioritas dan menyusun skala prioritas kebutuhan manusia pada umumnya
Skala Prioritas adalah daftar urutan kebutuhan manusia dari yang paling penting dan harus dipenuhi terlebih dahulu
f. Mengidentifikasi arti alat pemenuhan kebutuhan dan mengidentifikasi arti macam-macam alat pemenuhan kebutuhan
Sumber daya : barang atau jasa yang diperlukan manusia untuk memenuhi kebutuhannya.
Macam-macam alat pemenuhan kebutuhan :
1. berdasarkan kelangkaannya
a. benda bebas
adalah benda yang jumlahnya berlimpah dan untuk mendapatkannya tidak memerlukan pengorbanan. Contoh : udara di alam bebas, air di sungai
b. benda ekonomi
benda yang jumlahnya terbatas dan untuk mendapatkannya diperlukan pengorbanan. Contoh : buku tulis, pasir di toko material
c. benda illith
benda yang jumlahnya terlalu banyak dan tidak terkendali dan akhirnya merugikan kehidupan manusia. Contoh : api pada saat kebakaran, air banjir
2. berdarkan tujuan penggunaan
a. benda produksi
adalah benda yang dihasilkan tidak untuk langsung memenuhi kebutuhan manusia melainkan untuk menghasilkan benda lain. Contoh : traktor, mesin cetak.
b. benda konsumsi
adalah benda yang siap pakai/langsung dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Contoh : buku pelajaran, pakaian
3. berdasarkan fungsi dalam bentuk pemakaian / hubungan dengan benda lain
a. benda substitusi/pengganti
adalah benda yang dapat menggantikan fungsi benda lainnya. Contoh : beras dengan jagung atau sagu, daging sapi dengan daging ayam
b. benda komplementer/pelengkap
adalah benda yang dalam penggunaannya dapat saling melengkapi satu sama lain. Contoh : nasi dengan lauk pauk, gula pasir dengan kopi
4. berdasarkan kesiapan penggunaan/proses produksi
a. bahan mentah
adalah bahan yang masih perlu diolah lebih lanjut agar dapat degunkan untuk memenuhi kebutuhan manusia/ barang yang belum siap digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Contoh : beras, kapas, kayu gelondongan.
b. barang setengah jadi
adalah barang hasil olahan yang menjadi bahan untuk membuat barang siap pakai. Contoh : benang bagi perusahaan tekstil, kayu gergajian bagi perusahaan mebel
c. barang jadi
adalah barang yang yang sudah mengalami proses produksi secara tuntas dan siap digunakan untuk memenuhi kebutuhan. Contoh : baju, buku, kue donat, pulpen

Contoh :
  1. Petani : Orang yang bekerja di bidang pertanian
  2. Nelayan : Orang yang sehari-harinya bekerja mencari ikan.
  3. Supir : Orang yang sehari-harinya mengemudikan suatu kendaraan
  4. Dokter : Orang yang berusaha menyembuhkan orang yang sakit
  5. Arsitek :Orang yang merancanag suatu bangunan


pekerjaan - pekerjaan yang dibutuhkan untuk membangkitakan ekonomi. oleh: aminah deuxini febriyanti

Ekonomi

Ekonomi merupakan salah satu ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, pertukaran, dan konsumsi barang dan jasa. Istilah "ekonomi" sendiri berasal dari kata Yunani οἶκος (oikos) yang berarti "keluarga, rumah tangga" dan νόμος (nomos), atau "peraturan, aturan, hukum," dan secara garis besar diartikan sebagai "aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga." Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja.
Manusia sebagai makhluk sosial dan Makhluk ekonomi
Manusia sebagai makhluk sosial dan makhluk ekonomi pada dasarnya selalu menghadapi masalah ekonomi. Inti dari masalah ekonomi yang dihadapi manusia adalah kenyataan bahwa kebutuhan manusia jumlahnya tidak terbatas, sedangkan alat pemuas kebutuhan manusia jumlahnya terbatas. Beberapa faktor yang mempengaruhi sehingga jumlah kebutuhan seseorang berbeda dengan jumlah kebutuhan orang lain:
Faktor Ekonomi
Faktor Lingkungan Sosial Budaya
Faktor Fisik
Faktor Pendidikan

Tindakan Ekonomi

Tindakan ekonomi adalah setiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang paling baik dan paling menguntungkan. misalnya: Ibu memasak dengan kayu bakar karena harga minyak tanah sangat mahal. Tindakan ekonomi terdiri atas dua aspek, yaitu :
Tindakan ekonomi Rasional, setiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang paling menguntungkan dan kenyataannya demikian.
Tindakan ekonomi Irrasional, setiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang paling menguntungkan namun kenyataannya tidak demikian.
Pekerjaan dalam arti luas adalah aktivitas utama yang dilakukan oleh manusia. Dalam arti sempit, istilah pekerjaan digunakan untuk suatu tugas atau kerja yang menghasilkan uang bagi seseorang. Dalam pembicaraan sehari-hari istilah ini sering dianggap sinonim dengan profesi.


Pekerjaan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidup:

1. Pemulung adalah orang yang memungut barang-barang bekas atau sampah tertentu untuk proses daur ulang.
2. Pengacara atau advokat adalah kata benda, subyek. Dalam praktek dikenal juga dengan istilah Konsultan Hukum. Dapat berarti seseorang yang melakukan atau memberikan nasihat (advis) dan pembelaan (“mewakili”) bagi orang lain yang berhubungan dengan penyelesaian suatu kasus hukum.
Istilah pengacara berkonotasi jasa profesi hukum yang berperan dalam suatu sengketa yang dapat diselesaikan di luar atau di dalam sidang pengadilan. Dalam profesi hukum, dikenal istilah beracara yang terkait dengan pengaturan hukum acara dalam Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana dan Kitab Undang-undang Hukum Acara Perdata. Istilah pengacara dibedakan dengan istilah Konsultan Hukum yang kegiatannya lebih ke penyediaan jasa konsultasi hukum secara umum.
Pembelaan dilakukan oleh pengacara terhadap institusi formal (peradilan) maupun informal (diskursus), atau orang yang mendapat sertifikasi untuk memberi jasa hukum, baik di dalam maupun di luar pengadilan [1]. Di Indonesia, untuk dapat menjadi seorang pengacara, seorang sarjana yang berlatar belakang pendidikan tinggi hukum harus mengikuti pendidikan khusus dan lulus ujian profesi yang dilaksanakan oleh suatu organisasi pengacara.
3. Ilmuwan ialah orang yang bekerja dan mendalami dengan tekun dan sungguh-sungguh dalam bidang ilmu pengetahuan.
Para ilmuwan bisa bekerja dalam bidang ilmu pengetahuan yang berbeda. Di sini diberikan beberapa contoh: Mereka yang belajar fisika ialah fisikawan. Yang belajar kimia ialah kimiawan. Yang belajar biologi ialah biolog.

Usaha-usaha yang Dilakukan Manusia Untuk Memenuhi Kebutuhan Hidupnya Nama : Tubagus Muhammad Sultan R. Kelas : 7A

Usaha-usaha yang Dilakukan Manusia Untuk Memenuhi Kebutuhan Hidupnya
Nama : Tubagus Muhammad Sultan R.
Kelas : 7A

Setiap manusia pasti menginginkan hidup. Agar mereka hidup mereka harus memenuhi kebutuhan primer. Kebuthan primer itu adalah, sandang, pangan, dan papan. Untuk mendapatkan itu semua manusia perlu bekerja. Contoh usaha-usaha/pekerjaan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup diantaranya :
1. Menjadi seorang pemulung
Menjadi pemulung adalah salah satu jalan untuk mendapatkan uang. Dengan memulung kita dapat menjualnya ke tempat penyimpanan barang- barang bekas.
2. Supir
Supir adalah pengemudi profesional yang dibayar oleh majikan untuk mengemudi kendaraan bermotor. Supir dibagi dalam dua kelompok yaitu supir pribadi yang menjalankan kendaraan pribadi dan yang kedua adalah supir perusahaan yang bekerja untuk perusahaanangkutan penumpang umum seperti taksi, bus, ataupun angkutan barang.
3. Buruh
Buruh pada dasarnya adalah manusia yang menggunakan tenaga dan kemampuannya untuk mendapatkan balasan berupa pendapatan baik secara jasmani maupun rohani. Pada dasarnya buruh dibagi atas 2 klasifikasi besar:
 Buruh profesional - biasa disebut buruh kerah putih, menggunakan tenaga otak dalam bekerja
 Buruh kasar - biasa disebut buruh kerah biru, menggunakan tenaga otot dalam bekerja
Buruh pada dasarnya hanya menunjuk kepada tenaga kerja di bidang industri dan jasa. Di bidang pertanian, tenaga kerja tidak lazim disebut sebagai buruh.
4. Perawat
Perawat adalah tenaga profesional di bidang perawatan kesehatan yang terlibat dalam kegiatan perawatan. Perawat bertanggung jawab untuk perawatan, perlindungan, dan pemulihan orang yang luka atau pasien penderita penyakit akut atau kronis, pemeliharaan kesehatan orang sehat, dan penanganan keadaan darurat yang mengancam nyawa dalam berbagai jenis perawatan kesehatan. Perawat juga dapat terlibat dalam riset medis dan perawatan serta menjalankan beragam fungsi non-klinis yang diperlukan untuk perawatan kesehatan.
5. Pilot
Pilot adalah sebutan untuk orang yang mengemudikan pesawat terbang. Sebagai sebuah profesi yang menuntut keahlian/skill dalam mengemudikan sebuah pesawat, seorang pilot harus menempuh ujian resmi yang diadakan oleh sekolah penerbangan. Jika dinyatakan lulus dalam ujian, seorang pilot akan mendapat sertifikasi terbang, yaitu suatu surat pengakuan kemampuan sang pilot untuk menerbangkan pesawat dengan tipe/ukuran tertentu.
Keahlian seorang pilot dalam menerbangkan pesawat komersial merupakan dasar utama yang menentukan kualitas seorang pilot. Faktor-faktor pendukung keahlian seorang pilot selain surat sertifikasi adalah jumlah jam terbang yang telah dimiliki. Keselamatan suatu penerbangan adalah tanggung jawab seorang pilot.
Dalam tugasnya di dalam kokpit pesawat, pilot dibantu oleh seorang ko-pilot. Selama penerbangan berlangsung semenjak take off hingga landing, pilot dan ko-pilot akan mengikuti jalur-jalur penerbangan yang telah terprogram melalui bantuan navigasi pesawat dan mengikuti informasi yang diberikan oleh menara kontrol lalu-lintas bandar udara.
Didalam sebuah penerbangan komersial, pilot dan ko-pilot bertugas mengemudikan pesawat sementara pramugari dan pramugara akan melayani kebutuhan para penumpang. Pilot, ko-pilot dan pramugari/pramugara adalah awak kabin pesawat.
6. Guru
Guru adalah pendidik dan pengajar pada pendidikan anak usia dini jalur sekolah atau pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Guru-guru seperti ini harus mempunyai semacam kualifikasi formal. Dalam definisi yang lebih luas, setiap orang yang mengajarkan suatu hal yang baru dapat juga dianggap seorang guru.

Sabtu, 01 Agustus 2009

Macam-macam Pekerjaan Manusia Untuk Memenuhi Kebutuhan Hidup

Oleh: Mesya Afifah Pratiwi
Kelas: 7a
SMP Taruna Bakti

Manusia merupakan mahluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna dan istimewa dibandingkan dengan mahluk lainnya. Manusia disebut mahluk yang mampu berpikir (homo sapiens) dan mahluk yang percaya pada tuhan (homo religios). Manusia juga disbut sebagai mahluk sosial homo socius) manusia ekonomi (homo economius). Manusia menjadi mahluk sosial dan mahluk ekonomi karena manusia membutuhkan sesuatu. Dari muali pendidikan, makanan, tempat tinggal, pakaian, dan juga hal-hal lain yang wajib dipenuhi untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Untuk memenuhi kebutuhan hidup, manusia bekerja bebagai bidang.

Berikut ini adalah contoh berbagai macam pekerjaan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka:


1. Guru: Guru bergerak di bidang pendidikan. Guru adalah pekerjaan yang mulia. Guru adalah pahlawan tanpa tanpa jasa, dia mengajari para murid tanpa pamrih. Guru memberikan ilmu yang sangat bermanfaat bagi kita semua. Ada guru yang memiliki gaji besar adapun yang kecil, meski mereka mendapatkan gaji yang kecil mereka tetap semangat mendidik murid-muridnya yang telah menanti mereka di kelasnya masing-masing. Adapun guru honorer yang kebanyakan bernasib kurang baik, mereka di gaji kecil dan mereka denga sabar menunggu diangkat menjadi Pegawai Negri Sipil (PNS). Guru adalah orang tua kita di sekolah.
2. Kuli: Kuli adalah pekerjaan yang sering dianggap remeh oleh sebagian masyarakat, karena pekerjaan itu biasa dilakukan oleh orang-orang yang pendidikannya kurang baik. Padahal sebenarnya kuli adalah pekerja yang hebat. Dia rela bekerja keras, seperti mengankat batu bata, mengaduk semen, sampai pekerjaan berat lainnya, semua itu hanya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Dan hasil dari kerja keras mereka adalah uang yang jumlahnya tak seberapa. Padahal kulilah yang bekerja membangun bangunan dengan susah payah.
3. Dokter: Dokter dalah pekerjaan di bidang kesehatan. Dokter adalah pekerjaan yang sangat bertanggung jawab atas nyawa pasiennya. Dokter harus berhati-hati dalam bekerja, karna jika salah sedikit dapat menanggung akibat yang fatal. Dokter biasanya memiliki asisten yang disebut juga sebagai perawat. Dokter terkadang harus bersabar dalam menghadapi pasien yang keras kepala dan juga yang sangat sensitif.
4. Pembantu Rumah Tangga: Pembantu adalah pekerjaan yang kurang dihargai. Pembantu memangterkadang menyebalkan, tapi lihatlah sisi positif dari pembantu itu, dia mau membantu kita membereskan rumah kita.
5. Polisi: Polisi adalah pekerjaan yang mulia, polisi mengamankan kota atau bahkan Negara. Polisi bertugas membenahi perilaku masyarakat.
6. Pedagang: Pedagang adalah sebutanbagi orang yang berdagang. Berdagang banyak dilakukan oleh masyarakarakat di dunia. Dari mulai dagang kecil-kecilan hingga yang sangat besar. Mereka berdagang dimana saja. Berdagang dilakukan oleh orang miskin, sederhana, kaya.
7. Petani: Petani adalah sebutan bagi orang yang bercocok tanam bahan pokok makanan manusia. Di Indonesia banyak sekali petani. Petani sangat berjasa menanam kan makanan untuk kita