Sabtu, 01 Agustus 2009
Usaha Manusia Dalam Memenuhi Kebutuhan Hidupnya oleh Maghfira Ramadhanti 7A
Kelas : 7A
Usaha Manusia Dalam Memenuhi Kebutuhan Hidupnya
I.MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK SOSIAL
Manusia adalah makhluk social yang hidup bermasyarakat (zoon politicon). Keutuhan manusia akan tercapai apabila manusia sanggup menyelaraskan perannya sebagai makhluk ekonomi dan social. Sebagai makhluk sisoal (homo socialis), manusia tidak hanya mengandalkan kekuatannya sendiri, tetapi membutuhkan manusia lain dalam beberapa hal tertentu. Misalnya, dalam lingkungan manusia terkecil yaitu keluarga. Dalam keluarga, seorang bayi membutuhkan kasih sayang kedua orang tuanya agae dapat tumbuh dan berkembang secara baik dan sehat.
II.MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK EKONOMI
Adam Smith (1729-1790) yang dikenal sebagai Bapak Ilmu Ekonomi Dunia, dalam bukunya An Inquiry into The Nature and Causes of the Wealth of Nation (1776), menyatakan bahwa manusia adalah homo economicus. Artinya manusia adalah makhluk ekonomi yang cenderung tidak pernah merasa puas dengan apa yang tealh diperolehnya dan senantiasa berusaha terus menerus memenuhi kebutuhannya. Manusia selalu berusaha mengejar kemakmuran untuk dirinya sendiri. Para individu akan saling bersaing mengejar kepentingannya masing-masing. Paparan yang dikemukakan oleh Adam Smith tersebut merupakan konsep dasar bahwa manusia adalah homo economicus. Dalam kamus ekonomi (Collin, 1999:178), manusia atau seseorang yang selalu bertindak secara rasional dalam mencapai tujuannya dan kemudian mengambil keputusan yang konsisten dengan tujuan tersebut. Jika ia seorang produsen atau pengusaha yang mempunyai sifat manusia ekonomi, ia akan senantiasa berusaha untuk memaksimalkan keuntungan yang akan diperolehnya dengan cara menentukan harga jual dan jumlah produksi yang sesuai. Jika ia seoarang konsumen yang mempunyai sifat manusia ekonomi, ia akan senantiasa berusaha untuk memaksimalkan keguanaan dan kepuasannya dengna cara yang menentukan pembelian barangdan jasa menurut seleranya dengan harga yang murah
III.CONTOH-CONTOH CARA MANUSIA UNTUK MEMENUHI KEBUTUHANNYA
Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, manusia melakukan usaha-usaha ekonomi/ pekerjaan. Berikut contoh-contohnya
A. Buruh
Buruh pada dasarnya adalah manusia yang menggunakan tenaga dan kemampuannya untuk mendapatkan balasan berupa pendapatan baik secara jasmani maupun rohani.
Pada dasarnya buruh dibagi atas 2 klasifikasi besar:
• Buruh profesional - biasa disebut buruh kerah putih, menggunakan tenaga otak dalam bekerja
• Buruh kasar - biasa disebut buruh kerah biru, menggunakan tenaga otot dalam bekerja
Buruh pada dasarnya hanya menunjuk kepada tenaga kerja di bidang industri dan jasa. Di bidang pertanian, tenaga kerja tidak lazim disebut sebagai buruh.
Organisasi Buruh
• ILO - International Labour Organization
• SPSI - Serikat Pekerja Seluruh Indonesia
• SPN - Serikat Pekerja Nasional
• FSBI - Federasi Serikat Buruh Independen
• GASBIINDO - Gabungan Serikat-serikat Buruh Islam Indonesia
• KASBI - Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia
• FSPMI - Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia
B. Pemulung
Pemulung adalah orang yang memungut barang-barang bekas atau sampah tertentu untuk proses daur ulang. Biasanya para pemulung berasal dari keluarga tidak berkecukupan dan tidak memiliki pendidikan tinggi. Karena tidak tahu harus berbuat apa untuk memenuhi kebutuhan hidup kelarga dan dirinya sendiri, profesi sebagai pemulung dipilih. Pekerjaan pemulung dianggap memiliki konotasi negatif. Seringkali orang-orang menganggap rendah pemulung. Padahal, pemulung sangat berjasa dalam memunguti sampah di sekitar. Jika tidak ada pemulung, kota kan semakin kotor, dan tidak akan ada seorangpun yang peduli. Benda yang kita anggap sampah sangat berarti bagi pemulung. Oleh karena itu, kita tidak boleh merendahkan profesi ini.
C. Pengemis di Jakarta
Berapa kali sehari Anda melihat pengemis di Jakarta? Dari pagi sampai malam mereka beroperasi. Di perempatan jalan, di sepanjang jalan yang macet, di atas angkutan umum, di seputar tempat ibadah. Nampaknya mengemis sekarang memang sudah dijadikan sebagai profesi. Contohnya adalah seorang ibu yang selalu duduk di bawah kolong jembatan Slipi ini. Di pagi hari dia bersama seorang bayi duduk di trotoar.
Dia sama sekali tidak menghiraukan asap yang keluar dari knalpot mobil dan motor. Jelaga itu pasti memenuhi hidung dan paru-parunya. Ya, begitulah. Dia rela duduk berjam-jam di situ. Sesekali dia menengadahkan tangannya, mengiba kepada para pengendara mobil dan motor untuk memberinya sedekah. Tapi, awas lho. Pemda DKI kemungkinan besar akan melarang orang untuk menjadi pengemis dan memberi uang kepada pengemis. Ancaman hukumannya tidak main-main. Pengemis dan warga yang memberi uang ke pengemis terancam denda Rp 100.000 sampai Rp 20 juta atau kurungan dua bulan.
Memang, berulang kali media massa melaporkan tentang adanya mafia pengemis. Mereka adalah orang-orang yang mengorganisir pengemis untuk beroperasi di jalanan. Mereka juga seringkali menyewakan bayi untuk diajak mengemis. Ini bukan barang baru. Orang-orang seperti inilah yang seharusnya diberantas.
Lalu, apakah kita sebaiknya tidak memberi kepada pengemis? Saya tidak tahu jawaban pastinya. Saya sendiri sangat selektif jika akan memberi kepada pengemis. Pengemis yang masih segar bugar tentu saja tidak akan saya beri. Mereka hanyalah pemalas saja. Pengemis yang membawa bayi juga tidak saya beri. Besar kemungkinanannya mereka juga bagian dari mafia pengemis Jakarta.
Sebenarnya akan lebih aman seandainya sedekah kita disalurkan kepada tetangga kanan kiri kita yang benar-benar kita kenal dan benar-benar membutuhkan. Kita pasti tahu siapa mereka dan kekurangan yang mereka butuhkan. Bisa juga sedekah disalurkan melalui tempat ibadah masing-masing. Bisa di masjid atau gereja.
Jika rancangan peraturan daerah itu benar-benar diberlakukan, artinya para pengemis itu bisa menuntut lapangan kerja ke Pemda DKI. Selama lapangan kerja tidak terpenuhi, selama itu pula pengemis ada di jalanan. Selama ada orang yang malas, selama itu pula ada pengemis di jalanan. Untuk membatasi jumlah mereka selektiflah dalam meberi sedekah. Dan, kepada pemerintah, sediakanlah lapangan kerja yang banyak.
Macam-macam Usaha Manusia Untuk Memenuhi Kebutuhan Hidupnya
Kelas :7A
Smp Taruna bakti
Setiap manusia pasti ingin memenuhi kebutuhan hidupnya . Kebutuhan manusia sangat banyak . Dari yang primer hingga yang sekunder . Sebagian orang dapat memenuhi kebutuhan hidupnya , namun sebagian orang tidak dapat memenuhi kebutuhan hidupnya . AKan Semua orang berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidupnya itu . Mereka berusaha memenuhi kebutuhan hidupnya itu dengan bekerja .Tapi sebagian orang bekerja dengan menghalalkan segala cara .
Macam- usaha usaha manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya :
1.Pegawai swasta
Pegawai swasta adalah orang yang bekerja pada orang lain atau pada suatu perusahaan untuk mendapatkan upah . Contohnya
- supir yang bekerja pada majikan atau pada suatu perusahaan .
- guru yang bekerja pada sekolah swasta .
2.Pegawai negeri
Pegawai negeri adalah orang yang bekerja pada pemerintah dan mendapatkan upah dari negara . Contohnya :
- guru yang bekerja di sekolah negeri .
- tentara
- polisi
3.Wiraswasta
Wiraswasta adalah orang yang membuka usaha sendiri tanpa mendapatkan upah dari orang lain bahkan dapat membuka lapangan pekerjaan untuk orang lain atau biasa disebut sebagai pengusaha. Terdapat pengusaha kecil dan pengusaha besar .
a.Pengusaha kecil contohnya :
- pedagang kaki lima.
- pedagang di pasar .
- pedagang kios .
- pemilik hotel
- pemilik restoran
- pemilik pom bensin
- pemilik rumah sakit
Profesional adalah orang yang melakukan pekerjaan berdasarkan keahlian khusus . Contohnya :
- pengacara .
- notaris .
- akuntan .
- dokter .
- konsultan .
Contoh-Contoh Usaha Manusia Untuk Memenuhi Kebutuhan Hidup
Vayu , 7a / 38
Manusia berupaya memenuhi kebutuhan hidupnya agar bisa tetap bisa bertahan hidup. Dalam memenuhi kebutuhan hidupnya tersebut, manusia tidak hanya berusaha sendiri. Manusia membutuhkan bantuan orang lain, karena hal inilah manusia disebut makhluk sosial. Manusia tidak dapat bertahan hidup sendiri, butuh bantuan orang lain. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, manusia harus bekerja. Melakukan suatu pekerjaan yang daat dihargai dan bisa menghasilkan uang. Uang digunakan manusia untuk membeli segala kebutuhan manusia, yakni : sandang, pangan, papan, dan kebutuhan tambahan.
Contoh-contoh pekerjaan manusia :
Guru :
Guru adalah seorang yang berperan penting dalam pendidikan. Guru ada orang yang memberikan motivasi tinggi kepada murid-muridnya, orang yang berjasa dalam memberikan pelajaran dalam bentuk apapun. Guru adalah orang yang mendapat julukan Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
Supir :
Supir ada seseorang yang bekerja dalam bidang jasa mengemudkan kendaraan. Orang yang membantu meringankan pekerjaan orang lain. Orang yang biasanya disebut supir adalah orang bekerja pada seseorang atau perusahaan. Contoh : supir taksi, angkot dll
Dokter :
Dokter adalah orang yang bekerja membantu orang lain dalam bidang kesehatan. Dokter biasanya bekerja di rumah sakit atau di tempat praktek-praktek lainnya. Ada juga dokter yang bekerja di Posyandu
Orang tidak hanya bekerja sendiri. Orang yang menciptakan lapangan pekerjaannya sendiri disebut wiraswasta. Orang yang bekerja pada orang lain disebut karyawan/karyawati
usaha manusia memenuhi kebutuhan
Kelas:7A
Usaha Manusia Memenuhi Kebutuhan Hidup

A. Manusia: Makhluk Sosial dan Ekonomi yang Bermoral
Setiap manusia pasti mempunyai keinginan. Keinginan manusia itu tidak terbatas. Satu keinginan dipenuhi, muncul keinginan berikutnya. Demikian seterusnya. Kita harus memilih mana keinginan kita yang betul-betul diperlukan. Itulah yang dimaksudkan dengan kebutuhan. Jadi, kebutuhan ialah sesuatu yang harus dimiliki agar dapat bertahan hidup. Kebutuhan manusia antara lain makanan, pakaian, perumahan, kesehatan, dan kebutuhan akan orang lain. Dalam memenuhi kebutuhannya, manusia berhubungan dengan orang lain dan memerhatikan keterbatasan sumber daya.
1. Manusia sebagai Makhluk Sosial
Jika ada orang yang dapat hidup sendiri, dia akan mati dalam kesendiriannya. Manusia tidak dapat tidak pasti membutuhkan orang lain. Seumur hidupnya manusia pasti membutuhkan orang lain. Ketika dilahirkan, manusia sangat bergantung pada ibunya. Dalam hidup sehari-hari, dia berhubungan dengan orang lain. Ketika meninggal pun, dia membutuhkan orang lain untuk menguburkannya. Dilihat dari siklus hidupnya yang selalu berhubungan dengan dan membutuhkan orang lain, manusia dikategorikan sebagai makhluk sosial. Pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial (homo socialis). Sebagai makhluk sosial, manusia melakukan berbagai kegiatan, berinteraksi dengan sesama manusia dan lingkungannya. Hal itu dilakukan untuk mempertahankan hidupnya dan berkembang. Mungkin saja ada orang yang dapat mencari makanannya sendiri, membuat pakaiannya sendiri, bahkan membuat rumahnya sendiri. Namun, bukan berarti dia tidak membutuhkan orang lain.
2. Manusia sebagai Makhluk Ekonomi
Setiap kebutuhan menuntut pemenuhan. Ketika haus, kita minum. Ketika lapar, kita makan. Kita akan berusaha memenuhi semua kebutuhan kita. Namun, dalam memenuhi kebutuhan itu, kita harus memerhatikan kemampuan kita. Misalnya, jika lapar dan uang kita pas-pasan, kita harus dapat mengaturnya sehingga mendapat makanan yang bergizi. Di sisi lain, jika kita punya banyak uang, belum tentu apa yang kita butuhkan tersedia di pasaran. Misalnya, jumlah penduduk Indonesia sangat banyak. Sebagian besar menggunakan minyak tanah untuk keperluan rumah tangga. Ingat bahwa minyak tanah merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Artinya, pada suatu saat, minyak tanah akan habis. Walaupun kita punya uang untuk membeli, tapi di pasaran tidak ada minyak tanah. Kebutuhan kita akan minyak tanah tidak terpenuhi. Kita harus mencari alternatif bahan bakar lainnya. Oleh sebab itu, kita harus bijaksana dalam memenuhi kebutuhan.
3. Perilaku Manusia dalam Pemanfaatan Sumber Daya
Kita telah belajar bahwa keinginan manusia itu tidak terbatas. Demikian pula kebutuhannya. Terpenuhi kebutuhan yang satu, muncul kebutuhan berikutnya. Padahal, untuk memenuhi kebutuhannya, manusia sangat bergantung pada kemampuan atau sumber daya yang ada. Ketika bayi, semua kebutuhan manusia dipenuhi oleh orang tuanya. Makin dewasa, manusia harus memenuhi kebutuhannya sendiri. Dia harus mencari makanan untuk makannya. Dia harus mencari pakaian untuk menutupi dirinya. Dia harus mencari rumah tempat berlindungnya. Dia akan melakukan berbagai cara agar kebutuhannya itu dapat dipenuhi. Dalam usahanya memenuhi kebutuhannya,manusia harus memerhatikan sumber daya yang dimiliki. Ada berbagai bentuk sumber daya, biasanya berupa barang atau jasa, misalnya tenaga, kendaraan, uang, pikiran, dan lain-lain. Sumber daya inilah yang merupakan alat pemuas kebutuhan manusia.
B. Prinsip dan Motif Ekonomi
Sebagai makhluk sosial, anak muda ini begitu memerhatikan lingkungan di mana dia tinggal. Sebagai makhluk ekonomi, dia berhitung dengan teliti untung rugi mendirikan suatu usaha. Ketika pada akhirnya dia memutuskan untuk mendirikan bengkel, dalam hal ini, dia telah melakukan tindakan ekonomi. Dia melakukan tindakan itu berdasarkan motif dan prinsip ekonomi. Pemilihan dan pengalokasian sumber daya harus dilakukan agar sumber daya tersebut dapat digunakan secara optimal. Bahkan kamu pun sering melakukan tindakan seperti itu.
1. Tindakan Ekonomi dalam Kegiatan Sehari-hari
Setiap kegiatan yang dilakukan, perorangan atau kelompok, masing-masing memiliki alasan atau motif tertentu dengan prinsip tertentu pula. Misalnya, temanmu Rixa diberi uang oleh orang tuanya. Digunakan untuk apa saja uang itu? Banyak pilihan penggunaan atau pengalokasian uang itu. Rixa dapat menggunakannya sesuai dengan kebutuhannya. Rixa mungkin akan menggunakan uang itu untuk ongkos naik angkot ke sekolah, jajan, beli alat tulis, menabung, dan lainnya. Ketika Rixa memutuskan untuk menggunakan uangnya untuk membeli buku tulis, misalnya, tentunya dia mempunyai alasan tertentu. Misalnya, daripada jajan, lebih baik beli buku tulis karena buku tulisnya habis. Rixa memutuskan untuk membeli buku karena dia membutuhkan buku tulis. Keputusannya untuk membeli buku ini adalah tindakan ekonomi.
2. Motif Ekonomi
Biasanya seseorang atau kelompok memiliki alasan atau keinginan atau dorongan tertentu dalam setiap keputusan penggunaan sumber daya. Alasan atau dorongan atau keinginan seseorang atau kelompok dalam penggunaan sumber daya ini merupakan motif ekonomi. Banyak alasan atau motif yang mendorong seseorang atau sekelompok orang melakukan tindakan pengalokasian sumber daya yang dimiliki untuk memenuhi kebutuhannya. Bahkan, untuk sebuah kegiatan ekonomi yang sama, motif ekonomi seseorang dapat berbeda dengan motif orang lainnya.
a. Motif Memperoleh Keuntungan
b. Motif memenuhi kebutuhan sendiri
c. Motif memeperoleh penghargaan masyarakat
d. Motif membantu sesame manusia
e. Motif menjamin masa depan
3. Prinsip Ekonomi
Misalnya kamu diberikan uang secukupnya oleh orang tuamu untuk satu minggu sekaligus. Uang itu untuk ongkos, jajan, beli alat tulis, menabung, dan lain-lain. Kamu akan berusaha menggunakan uang itu dengan efisien sehingga cukup untuk satu minggu. Jika tidak demikian, uangmu dapat saja habis di hari ke-4. Pada hari ke-5 dan 6, kamu sudah tidak punya uang. Jika kamu berhasil menggunakan uang itu selama seminggu untuk memenuhi semua kebutuhanmu bahkan masih ada sisa untuk ditabung, kamu telah menerapkan prinsip ekonomi. Dengan uang yang sedikit, kamu mendapatkan banyak hal. Di samping memiliki motif ekonomi, pemilihan, penggunaan, atau pengalokasian sumber daya dalam memenuhi kebutuhan manusia juga memiliki prinsip ekonomi.
Lalu, apa prinsip ekonomi itu?
Prinsip ekonomi adalah usaha atau pertimbangan yang disertai pengorbanan sekecil-kecilnya untuk mencapai hasil tertentu. Atau sebaliknya, usaha atau pertimbangan yang disertai pengorbanan tertentu untuk mencapai hasil yang sebesarbesarnya. Dua hal penting yang harus diperhatikan dalam prinsip ekonomi ialah diketahuinya nilai pengorbanan yang diberikan dan hasil yang akan dicapai. Prinsip ekonomi ini menjadi landasan bertindak dalam mengambil keputusan penggunaan atau pengalokasian sumber daya agar dicapai hasil yang optimal. Intinya penggunaan atau pengalokasian sumber daya itu harus efisien. Dengan kata lain, efiensi itu pada dasarnya merupakan inti dari prinsip ekonomi.
Jumlah sumber daya terbatas, sedangkan jumlah kebutuhan manusia tidak terbatas. Artinya, kita harus dapat memilih dan menggunakan atau mengalokasikan sumber daya yang terbatas itu secara efisien. Dengan sumber daya tertentu, kita berusaha memperoleh hasil yang maksimal atau sebesar-besarnya. Sebaliknya, hasil tertentu berusaha dicapai dengan sumber daya yang minimal atau sekecil-kecilnya. Dengan melakukan prinsip ekonomi, setiap orang akan berpikir dan bertindak secara ekonomis. Dalam hal ini, prinsip ekonomi menghendaki penggunaan atau pengalokasian sumber daya secara efisien. Contoh: Untuk mencapai hasil tertentu, seorang produsen mebel berusaha memilih dan menggunakan bahan baku, tenaga kerja, dan sumber daya lainnya sekecil-kecilnya atau seminimal mungkin. Dengan semua modal yang seminimal mungkin itu, produsen mebel ini berusaha mencapai keuntungan tertentu. Tindakan produsen mebel ini sesuai dengan prinsip ekonomi yang menyatakan bahwa hasil tertentu berusaha dicapai dengan sumber daya sekecil-kecilnya atau minimal.
Dari contoh-contoh di atas, dapat dilihat bahwa jika suatu kebutuhan dapat dipenuhi dengan berbagai cara, orang akan memilih cara yang paling sedikit pengorbanannya. Itulah sebabnya timbul tawar-menarar. Tawar-menawar antara penjual dan pembeli merupakan salah satu bentuk penerapan prinsip ekonomi yang sering kamu temukan sehari-hari. Masih ingat skala prioritas? Dengan menerapkan skala prioritas, kita juga telah menerapkan prinsip ekonomi.
Lalu, apa manfaat kita mengetahui prinsip ekonomi?
Manfaat pengetahuan prinsip ekonomi dapat ditinjau dari tiga kepentingan, yaitu dari sudut pandang pembeli, penjual, dan produsen.
(1) Prinsip ekonomi bagi pembeli: dengan uang yang dia miliki, dia dapat mencapai tingkat kepuasan yang maksimal karena tepat dalam memilih tempat dan barang yang dibutuhkannya.
(2) Prinsip ekonomi bagi penjual: membeli barang dengan mutu terbaik dengan harga yang serendah-rendahnya untuk dijual kembali dengan harga tinggi yang rasional melalui pelayanan sebaik-baiknya. Menjual barang yang bermutu dengan harga tinggi tapi rasional adalah prinsip ekonomi seorang penjual.
(3) Prinsip ekonomi bagi produsen: memproduksi barang berkualitas baik yang laris di pasaran dengan biaya sekecil mungkin dan menjualnya sebanyak mungkin dengan harga yang paling menguntungkan.
Contoh-contoh pekerjaan yang dapat memenuhi kebutuhan hidup:
- Petani
- Nelayan
- Arsitek
- Supir
- Direktur
- Dll.
Usaha - usaha Manusia Untuk Memenuhi Kebutuhan Hidupnya
Oleh : Jessica Armelia Yusuf
Kelas : 7A
Manusia selalu membutuhkan dan bergantung pada orang lain untuk memenuhi kebutuhannya. Oleh karena itu, manusia disebut mahluk sosial (homosocius). Manusia perlu berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kebutuhan hidup baik berupa sandang, pangan, papan, pendidikan, hiburan, dan lainnya. Kebutuhan manusia banyak dan beraneka ragam, bahkan tidak hanya beraneka ragam tetapi bertambah terus tidak ada habisnya. Satu kebutuhan telah Anda penuhi, tentu akan datang lagi kebutuhan yang lainnya. Dalam menjalani kehidupan, manusia membutuhkan berbagai jenis dan macam barang-barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhannya. Manusia sejak lahir hingga meninggal dunia tidak terlepas dari kebutuhan akan segala sesuatunya. Untuk mendapatkan barang yang dibutuhkan diperlukan pengorbanan untuk mendapatkannya. Contoh kebutuhan manusia berdasarkan sifat adalah Kebutuhan Jasmani / Kebutuhan Fisik dan Kebutuhan Rohani / Kebutuhan Mental.
Berikut adalah contoh pekerjaan atau usaha – usaha manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya :
1. Nelayan
Nelayan adalah istilah bagi orang-orang yang sehari-harinya bekerja menangkap ikan. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya seorang nelayan pergi mencari ikan ke laut. Ikan hasil tangkapannya sebagian besar ia jual ke pasar sedangkan sebagian kecil dia gunakan untuk kebutuhan lauk pauk di rumah. Uangyang didapat dari penjualan ikan dia gunakan untuk memenuhi kebutuhan lain misalnya beras, bahan bakar, dan kebutuhan sehari – hari lainnya. Nelayan pergi ke hutan mencari kayu untuk membuat rumah dan bahan bakar.
2. Petani
Petani adalah seseorang yang bergerak di bidang bisnis pertanian utamanya dengan cara melakukan pengelolaan tanah dengan tujuan untuk menumbuhkan dan memelihara tanaman (seperti padi, bunga, buah dan lain lain), dengan harapan untuk memperoleh hasil dari tanaman tersebut untuk di gunakan sendiri ataupun menjualnya kepada orang lain. Pada saat musim panen, sebagian besar petani selalu menjual hasil panennya ke pasar sedangkan sebagian kecilnya untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari. Selain memenuhi kebutuhannya terkadang hasil panennya dijadikan bibit agar ditanam kembali dan menjadi tanaman baru. Itu adalah salah satu usaha para petani.
3. Supir
Supir adalah seorang pengemudi profesional yang dibayar untuk mengemudi suatu kendaraan. Dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, setiap hari seorang supir harus mengemudi sebuah kendaraan sesuai dengan perintah majikannya. Supir dibagi dalam dua kelompok yaitu supir pribadi dan supir perusahaan yang bekerja untuk perusahaan angkutan penumpang umum seperti taksi, bus, ataupun angkutan barang. Supir angkutan umum membutuhkan persyaratan yang lebih kompleks karena menyangkut jumlah penumpang yang lebih banyak dan waktu mengemudi yang lebih panjang. Untuk itu persyaratan supir adalah:
- Surat Ijin Mengemudi Umum sesuai dengan golongan kendaraan yang digunakan.
- Waktu kerja dan istirahat
- Tata krama dalam memberikan pelayanan kepada penumpang
- Kesehatan yang prima.
Tentunya pekerjaan ini adalah usaha para supir untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Tetapi, menjadi supir tentu ada resikonya. Salah satunya adalah kecelakaan lalu lintas.
4. Arsitektur
Arsitektur, adalah seorang ahli di bidang ilmu arsitektur, ahli rancang bangun atau ahli lingkungan binaan. Dalam memenuhi kebutuhan hidupnya seorang arsitek harus merancang bangunan atau rumah sesuai dengan permintaan konsumennya. Menjadi arsitek tidaklah gampang. Seorang arsitek harus mempunyai keterampilan dan kreativitas. Tidak semua orang bisa menjadi arsitek.
5. Polisi
Polisi adalah suatu pranata umum sipil yang mengatur tata tertib (orde) dan hukum.
Ada beberapa macam polisi contohnya adalah polisi lalu lintas, kriminal, narkoba, dan lainnya. Polisi lalu lintas biasanya menangani kejadian di sekitar lalu lintas misalnya mengatur jalur lalu lintas agar tidak macet. Polisi criminal tugasnya adalah menangani orang – orang yang terlibat kriminalitas misalnya pembunuhan, pengeboman, dan kriminalitas lainnya. Tentu menjadi polisi ada resikonya. Menjadi polisi adalah salah satu usaha yang dilakukan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri.
6. Buruh
Buruh pada dasarnya adalah manusia yang menggunakan tenaga dan kemampuannya untuk mendapatkan balasan berupa pendapatan baik secara jasmani maupun rohani. Pada dasarnya buruh dibagi atas 2 klasifikasi besar yaitu buruh professional dan buruh kasar. Buruh professional disebut juga buruh kerah putih biasanya menggunakan tenaga otak dalam bekerja sedangkan buruh kasar atau disebut juga buruh kerah biru menggunakan tenaga otot dalam bekerja.
7. Dokter
Dokter adalah seseorang yang karena keilmuannya berusaha menyembuhkan orang-orang yang sakit. Dokter yang menjadi tempat kontak pertama pasien dengan dokternya untuk menyelesaikan semua masalah kesehatan yang dihadapi tanpa memandang jenis penyakit, organologi, golongan usia, dan jenis kelamin, sedini dan sedapat mungkin, secara menyeluruh, paripurna, bersinambung, dan dalam koordinasi serta kolaborasi dengan profesional kesehatan lainnya, dengan menggunakan prinsip pelayanan yang efektif dan efisien serta menjunjung tinggi tanggung jawab profesional, hukum, etika dan moral. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya seorang dokter harus menggunakan ilmunya untuk menyembuhkan orang – orang sakit. Uang yang dihasilkan akan ia gunakan unuk kebutuhan rumah tangganya serta kebutuhan pekerjaan contohnya membeli alat – alat kedokteran.
8. Kuli
Kuli berarti pekerja kasar yang memerlukan tenaga dalam mengerjakan tugasnya yang biasanya berat. Ada bermacam – macam jenis kuli diantaranya adalah kuli bangunan. Dalam memenuhi kebutuhan hidupnya seorang kuli bangunan harus bekerja keras membangun suatu rumah atau bangunan. Uang yang dihasilkan cukup untuk memenuhi kebutuhannya. Tetapi menjadi kuli memerlukan tenaga yang cukup banyak dan memerlukan kesehatan jasmani maupun rohani. Tentunya menjadi kuli ada resikonya,. Salah satu resikonya adalah kecelakaan dalam membangun suatu bangunan.
Usaha – usaha tersebut merupakan beberapa contoh dari usaha – usaha manusia lainnya. Kesimpulannya adalah untuk memenuhi kebutuhan hidupnya seorang manusia butuh pengorbanan berupa bekerja agar semua kebutuhan hidupnya terpenuhi.
Jumat, 31 Juli 2009
Macam-Macam Usaha Manusia Untuk Memenuhi Kebutuhan Hidupnya
Kelas: 7a
Pendahuluan
Manusia merupakan makhluk sosial dan ekonomi. Makhluk sosial yaitu makhluk yang selalu membutuhkan orang lain. Sedangkan makhluk ekonomi yaitu makhluk yang selalu melakukan usaha untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Sebagai makhluk ekonomi, manusia adalah makhluk ekonomi yang bermoral. Artinya, manusia selalu mencari kebutuhan hidupnya dengan cara yang bijaksana. Manusia memenuhi kebutuhan hidupnya berdasarkan motif ekonomi dan prinsip ekonomi.
Motif ekonomi adalah alasan atau dorongan untuk memanfaatkan sumber daya alam sebagai pemenuh kebutuhan hidupnya.
Motif ekonomi terdiri dari motif memperoleh keuntungan (laba), motif memperoleh penghargaan dari masyarakat, motif membantu sesama manusia, motif memperoleh kedudukan, dan motif menjamin masa depan.
Prinsip ekonomi adalah usaha atau pertimbangan yang disertai pengorbanan sekecil-kecilnya untuk mencapai hasil tertentu. Atau sebaliknya, usaha atau pertimbangan yang disertai pengorbanan tertentu untuk mencapai hasil yang sebesarbesarnya. Dua hal penting yang harus diperhatikan dalam prinsip ekonomi ialah diketahuinya nilai pengorbanan yang diberikan dan hasil yang akan dicapai. Prinsip ekonomi ini menjadi landasan bertindak dalam mengambil keputusan penggunaan atau pengalokasian sumber daya agar dicapai hasil yang optimal. Intinya penggunaan atau pengalokasian sumber daya itu harus efisien. Dengan kata lain, efiensi itu adalah merupakan inti dari prinsip ekonomi.
Manfaat pengetahuan prinsip ekonomi dapat ditinjau dari tiga kepentingan, yaitu dari sudut pandang pembeli, penjual, dan produsen.
(1) Prinsip ekonomi bagi pembeli: dengan uang yang dia miliki, dia dapat mencapai tingkat kepuasan yang maksimal karena tepat dalam memilih tempat dan barang yang dibutuhkannya.
(2) Prinsip ekonomi bagi penjual: membeli barang dengan mutu terbaik dengan harga yang serendah-rendahnya untuk dijual kembali dengan harga tinggi yang rasional melalui pelayanan sebaik-baiknya. Menjual barang yang bermutu dengan harga tinggi tapi rasional adalah prinsip ekonomi seorang penjual.
(3) Prinsip ekonomi bagi produsen: memproduksi barang berkualitas baik yang laris di pasaran dengan biaya sekecil mungkin dan menjualnya sebanyak mungkin dengan harga yang paling menguntungkan.
Manusia dalam memenuhi kebutuhannya bisa bekerja kepada orang lain ataupun membuka lapangan kerja bagi dirinya sendiri ataupun orang lain (wiraswasta). Pada bagian ini kalian akan mengetahui macam-macam usaha manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Macam-macam usaha manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya :
1. Berkebun
Berkebun ini biasanya dimulai oleh satu orang yang menanam modal untuk berkebun. Tapi lama-kelamaan dia bisa merekrut orang lain untuk merawat kebunnya. Usaha ini sangat bermanfaat karena selain membuka lapangan kerja bagi orang lain ia juga bisa membuat taman wisata serta membuat bumi kita lebih hijau dan asri.




2. BerdagangBerdagang ini bisa dilakukan oleh siapa saja dan dimana saja. Berdagang merupakan salah satu usaha yang paling sering dilakukan oleh manusia. Dan manusia juga sudah melakukannya sejak zaman dahulu kala. Misalnya, dahulu manusia berdagang dengan bangsa Gujarat, Cina, dan Arab dengan sistem barter. Berbeda dengan sekarang yang menggunakan uang sebagai bahan pembayaran.
Berdagang adalah bentuk usaha yang bersifat simbiosis mutualisme atau saling menguntungkan. Karena seorang pedagang akan memperoleh keuntungan dari barang yang dijualnya, sedangkan pembeli mendapat keuntungan karena dapat mendapatkan barang yang dibutuhkannya.
Berdagang ini bisa dilakukan perseorangan ataupun berkelompok. Pada awalnya seseorang harus mau mengeluarkan modal dahulu kemudian ia akan berusaha menjual barang dagangannya dengan harga yang lebih besar dibandingkan uang yang dikeluarkannya, sehingga si penanam modal dapat meraup keuntungan.
3. Petani
Orang yang bekerja menanam padi disebut petani. Biasanya bentuk usaha ini sering dilakukan di negara-negara yang beriklim tropis. Contohnya Indonesia, Vietnam, dan Thailand. Negara yang sebagian besar penduduknya bermatapencaharian sebagai petani disebut negara agraris.
Akan tetapi, kini Indonesia jarang menanam padi atas usaha sendiri melainkan lebih memilih untuk mengekspor dari luar negeri. Padahal Indonesia memiliki banyak lahan berpotensi yang dapat diolah. Kebanyakan dari lahan tersebut sudah dijadikan lahan pemukiman atau pabrik. Oleh karena itu, marilah kita jadikan generasi muda masa depan sebagai generasi yang mencintai produk dalam negeri dan mampu mengolah kelebihan negerinya sendiri.
4. Nelayan
Orang yang bekerja mencari ikan di laut disebut nelayan. Indonesia yang kaya akan laut maupun hasil lautnya memiliki banyak warga yang bermatapencaharian sebagai nelayan. Akan tetapi, seringkali nelayan-nelayang tersebut menangkap ikan dengan pukat harimau atau bahan peledak. Penggunaan pukat harimau seharusnya dicegah karena dapat ikut menangkap benih-benih ikan yang masih kecil. Selain itu, laut Indonesia kini semakin tercemar akibat limbah pabrik dan rumah tangga. Sebagai contoh, jika kamu pergi ke Pantai Pangandaran kamu akan melihat banyak sampah yang berserakan di sana. Hal ini juga menyebabkan air laut Indonesia tidak sejernih dulu. Hal tersebut menyebabkan banyak ikan-ikan laut mati karena tempat tinggalnya sudah tercemar oleh bahan-bahan kimia maupun sampah makanan dan minuman. Hal ini juga membuat nelayan menjadi rugi karena dengan berkurangnya ikan-ikan di laut otomatis pendapatannya pun berkurang dan dia akan lebih sulit memenuhi kebutuhan kehidupan dirinya dan keluarganya. Hal ini juga menyebabkan keluarga-keluarga nelayan akan hidup di bawah garis kemiskinan.
5. Guru
Orang yang bekerja untuk mendidik dan mengajarkan ilmu pengetahuan kepada orang lain disebut guru. Jadi seseorang yang disebut guru tidak selalu ada di sekolah, tetapi siapapun yang mengajarkanmu ilmu pengetahuan bisa disebut guru, contohnya orang tua, kakak, bahkan temanmu sendiri bisa kau anggap gurumu. Seorang guru juga tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan tetapi ia juga mengajarkan moral dan kehidupan. Guru mendidik kita untuk menjadi seorang manusia yang cerdas sekaligus memiliki budi pekerti luhur serta menjadi seseorang yang memanfaatkan hidupnya dengan baik. Seorang guru seringkali disebut pahlawan tanda tanda jasa karena ia tidak pernah diberi pangkat atas apa yang ia raih padahal terkadang jasa guru lebih besar daripada seorang komandan militer. Guru juga bukan orang yang meminta imbalan atas apa yang ia ajarkan (hal ini diluar gaji seorang guru) tetapi imbalan paling besar yang ia harapkan adalah melihat anak didiknya menjadi seseorang yang sukses dengan berbekal moral yang luhur. Seorang guru juga membantu membentuk karakter anak didiknya. Karena terkadang dengan semua waktu yang ia lalui dengan anak didiknya, ia akan berusaha untuk membentuk anak didiknya sebagai seseorang yang memiliki karakter unik,menarik, berbudi pekerti luhur, dan memiliki karakter yang berbeda dengan karakter orang lain. Dan biasanya seorang gurulah yang pertama kalinya mengetahui bakat kita dan mengasah bakat yang kita punya.
Guru juga adalah seseorang yang bisa kita ajak untuk bercerita, berbagi perasaan, dan apapun yang membuat hati kita terasa mengganjal. Dia akan selalu mendengarkan kita dan memberikan nasehat yang kita perlukan. Seorang guru juga membantu kita untuk menemukan arah atau tujuan hidup, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Tetapi, jika kita mengidentifikasikan guru sebagai bentuk usaha maka kita harus membayangkan guru yang tanpa kenal lelah mengajar kita , memarahi kita, ataupun seseorang yang kita anggap sangat menyebalkan ataupun mengesankan di sekolah. Terkadang kamu berpikir menjadi guru hanya lelahnya saja yang didapat padahal gajinya tak seberapa, padahal sebetulnya menjadi guru yang terpenting bukanlah seberapa besar gajinya tetapi seberapa besar kebanggaan kita ketika kita melihat anak didik kita telah tumbuh menjadi seorang yang sukses. Jadi janganlah kau anggap remeh pekerjaan sebagai guru karena tanpa guru kita takkan bisa maju.
Satu hal yang mengganjal di pikiran saya saat menulis ini adalah siapa yang menggurui seorang guru?
6. Dokter
Orang yang bekerja untuk menyembuhkan atau mengobati penyakit seseorang bisa kita sebut sebagai dokter. Jika kamu mendengar kata dokter apa kata pertama yang terlintas dalam benakmu?Rumah sakit, jarum suntik, putih, penolong, atau kaya (yang berpikir kata ini tidak selau matrealistis)? Yang jelas satu hal yang pasti menjadi seorang dokter berarti punya tanggung jawab yang besar tetapi punya imbalan yang besar pula, entah itu di dunia atau di akhirat. Seorang dokter adalah seseorang yang bekerja menyembuhkan orang secara logis, bukan seperti dukun. Semua hal yang dokter lakukan pasti berdasarkan pemikiran dan hitungan serta berdasarkan bukti ilmiah. Tetapi satu hal yang pasti jika kamu berpikir yang menyembuhkan kamu adalah dokter maka kamu salah besar. Sebenarnya yang menyembuhkan kamu tentu saja Tuhan, dokter hanya membantu prosesnya saja. Tapi yang jelas dokter adalah salah satu bentuk usaha yang mulia dan penting dalam kehidupan manusia.
Bentuk usaha ini menurut saya adalah bentuk usaha yang paling kreatif dan unik. Karena seorang pengrajin pasti akan menjual barang-barang yang bentuk atau tampilannya kreatif, unik dan menarik. Selain itu, seorang pengrajin juga pastinya memiliki ide kreatif yang cemerlang untuk membuat sebuah benda.
Kini banyak pengrajin yang memanfaatkan barang-barang bekas. Hal ini sangat bermanfaat untuk memanfaatkan dan mendaur ulang sampah-sampah yang ada di bumi ini atau di negara tercinta kita ini yang sekarang sudah sering kita lihat sesering kita melihat jalan, batuan kerikil, ataupun tanah. Memanfaatkan barang-barang bekas juga bisa mengubah pikiran kita yang biasanya mengatakan bahwa sampah yang sudah dibuang tidak akan berguna lagi. Sekarang mari kita buang jauh-jauh pikiran itu dan ciptakan kreasi barang bekasmu sendiri untuk membuat bumi kita menjadi tempat yang lebih baik.
Ini adalah beberapa contoh usaha manusia dari sekian banyak usaha manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.